bjb net - Internet Banking

Mempermudah akses perbankan bjb anda secara online.

Internet Banking Corporate

Info Kurs bank bjb

Kurs per 08 June 2018 17:39 WIB
Valuta Beli Jual
USD14,280.0014,325.00
EUR16,131.0016,183.00
GBP19,030.0019,091.00
AUD10,210.0010,244.00

Jaringan Kantor bank bjb

bank bjb memiliki 940 lokasi pelayanan yang tersebar di 10 Kota di indonesia

Jaringan Kantor bank bjb

Rekapitulasi jaringan kantor bank bjb
Kredit Cash Collateral

Fasilitas kredit yang disediakan oleh Bank kepada Debitur/calon Debitur dengan syarat agunan tambahan adalah Cash Collateral. Cash Collateral adalah agunan tambahan yang bersifat likuid yaitu berupa uang kas atau yang dipersamakan dengan uang kas antara lain giro, tabungan dan deposito yang termasuk agunan tunai sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Regulator.

  • Tujuan Kredit
    • Modal Kerja
    • Investasi
  • Jenis Kredit
    • Kredit Cash Collateral Transaksional, yaitu Pemberian Kredit Cash Collateral berdasarkan Cash Collateral yang telah ada di Bank. (revolving dan non revolving)
    • Kredit Cash Collateral Standby Loan, yaitu Pemberian Kredit Cash Collateral berdasarkan proyeksi Cash Collateral yang akan ada di Bank. (revolving dan non revolving)
  • Jangka Waktu :
    • Minimum : 1 Bulan
    • Maksimum :
      • Revolving : 3 Tahun
      • Non Revolving : 12 Tahun
  • Maksimal plafond
    • Plafon Kredit yang diberikan kepada Debitur/calon Debitur maksimal sebesar 95% (sembilan puluh lima persen) dari nominal Cash Collateral (LTV = 95%).
    • Pemberian kredit di atas 95% menjadi Kewenangan Direktur yang membawahkan Divisi Korporasi dan Komersial dengan tetap mempertimbangkan beban bunga yang akan timbul jika terjadi default.
    • Pemberian Kredit Cash Collateral ini dikecualikan dari perhitungan total eksposure dan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).

  • Cash Collateral yang dapat diterima sebagai jaminan Kredit adalah giro, tabungan dan deposito yang diterbitkan oleh Bank.
  • Cash Collateral harus memenuhi ketentuan dan persyaratan sebagai berikut :
    1. Cash Collateral sebagaimana dimaksud diatas diterbitkan oleh Bank sesuai ketentuan yang berlaku dan tidak diperkenankan yang diterbitkan oleh bank lain.
    2. Giro, tabungan dan deposito yang diterbitkan oleh Kantor Cabang lain (penerbit bukan Kantor Cabang Bank pemberi Kredit), dengan ketentuan :
      • Pemberian fasilitas Kredit diputus oleh Kantor Cabang pemberi Kredit;
      • Pemimpin Cabang Pemberi Kredit menyampaikan secara tertulis kepada Pemimpin Cabang Penerbit giro, tabungan dan deposito mengenai permohonan pemblokiran giro, tabungan dan deposito yang dijadikan agunan;
      • Pemimpin Cabang Penerbit giro, tabungan dan deposito menyampaikan secara tertulis kepada Pemimpin Cabang Pemberi Kredit mengenai kesediaan untuk melakukan pemblokiran giro, tabungan dan deposito yang dijadikan Agunan;
      • Dilakukan koordinasi dan monitoring (yang dituangkan dalam dokumentasi) terhadap giro, tabungan dan deposito yang diterbitkan di Cabang lain, baik dalam hal jatuh tempo deposito atau maupun perubahan suku bunga Cash Collateral.
  • Giro, tabungan dan deposito tersebut merupakan milik Debitur sendiri atau milik Pihak Ketiga.
  • Ketentuan agunan milik Pihak Ketiga, yaitu :
    Calon Debitur Pemilik Agunan Keterangan
    Perusahaan Perusahaan Perusahaan yang termasuk Grup Usaha
    Perorangan
    • Pengurus/Pemegang Saham
    • Suami/Istri/Bapak Kandung/Ibu Kandung /Anak Kandung /Kakak Kandung/ Adik Kandung dari pengurus/pemegang saham
    Calon Debitur Pemilik Agunan Keterangan
    Perorangan Perusahaan Perusahaan dan calon debitur merupakan Ultimate Shareholder Group Usaha tersebut sekaligus Key Person
    Perorangan Suami/Istri/Bapak Kandung/Ibu Kandung /Anak Kandung /Kakak Kandung/ Adik Kandung dari Debitur
  • Asli Bilyet Deposito harus dikuasai oleh Bank secara fisik dan diikat secara gadai yang dilakukan dibawah tangan
  • Dalam hal Cash Collateral berupa tabungan, maka dibentuk rekening tabungan tersendiri untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap sejumlah dana yang dijadikan agunan Kredit sesuai dengan ketentuan prosentase Cash Collateral terhadap plafon Kredit. Buku tabungan disimpan di Bank dan rekening tabungan yang dijadikan Cash Collateral tidak dapat digunakan untuk kegiatan operasional Debitur.
  • Untuk Cash Collateral berupa giro maka dibentuk rekening giro tersendiri untuk selanjutnya dilakukan pemblokiran terhadap sejumlah dana yang dijadikan agunan Kredit sesuai dengan ketentuan prosentase Cash Collateral terhadap plafon Kredit. Rekening giro yang dijadikan Cash Collateral tidak dapat digunakan untuk kegiatan operasional Debitur dan cek serta bilyet giro tidak diterbitkan kecuali khusus untuk BUMN Jasa Konstruksi.
  • Cash Collateral harus diblokir pada core banking system atas dasar kuasa pemblokiran dari pemilik Cash Collateral hingga kredit dinyatakan lunas.
* Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Cabang bank bjb terdekat.
ARTIKEL REKOMENDASI
Berita25 Januari 2021
Uluran Tangan bank bjb Sentuh...

BANDUNG – bank bjb menyalurkan uluran tangan kepada para korban banjir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terjadi pada sejak Kamis (14/1/2021). Bantuan diserahkan senilai Rp100 juta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Kegiatan12 Oktober 2021
Ini Dia Pemenang KOM&QOM dan...

BANDUNG – Gelaran event sepeda terbesar di Kota Bandung, Pasundan Ride, berhasil terselenggara dengan baik pada Sabtu 9 Oktober 2021 hingga Minggu 10 Oktober 2021. Event tersebut diikuti oleh total 380 peserta.

Berita14 Juni 2021
bank bjb Salurkan KUR pada...

CIANJUR—Sebagai salah satu wujud pemberdayaan petani muda di Jawa Barat, bank bjb menyalurkan kredit kepada para pembudidaya ikan di Jawa Barat yang tergabung ke dalam program Petani Milenial. Kredit disalurkan secara simbolis kepada...

Hubungi Kami

Kantor Pusat bank bjb
Menara bank bjb
Divisi Corporate Secretary
Jl.Naripan No. 12-14
Bandung - 40111
Kontak bank bjb
Telp : 022-4234868
Fax : 022-4206099



bank bjb Terdaftar dan Diawasi oleh OJK | bank bjb merupakan peserta penjamin LPS Copyright © 2021 bank bjb